KETAPANG – Di balik setiap langkah kemajuan Kabupaten Ketapang, terdapat peran besar para buruh yang dengan keringat, kerja keras, dan dedikasinya turut menjadi penggerak pembangunan daerah. Momentum Hari Buruh Internasional 2026 menjadi refleksi penting untuk menghargai kontribusi tersebut sekaligus memperkuat komitmen terhadap kesejahteraan pekerja.
Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, S.STP., M.Si., mengenang kembali perjalanan perjuangan pada Pilkada 2024, di mana dukungan dari Partai Buruh serta berbagai organisasi buruh menjadi energi dan semangat besar dalam mengemban amanah kepemimpinan daerah.
“Dukungan rekan-rekan buruh adalah kekuatan moral yang turut mengantarkan perjuangan ini. Terima kasih telah berjalan bersama saya untuk Ketapang yang lebih baik,” ujar Bupati.
Sebagai wujud nyata keberpihakan kepada masyarakat pekerja, khususnya generasi muda daerah, Bupati menegaskan komitmen Pembangunan Berkeadilan menuju Ketapang Maju dan Mandiri melalui tiga langkah strategis yang harus menjadi perhatian seluruh perusahaan dan pemangku kepentingan.
Pertama, seluruh perusahaan diminta untuk memprioritaskan tenaga kerja lokal dalam setiap proses rekrutmen, sehingga putra-putri Ketapang memiliki kesempatan lebih besar untuk bekerja dan berkembang di daerah sendiri.
Kedua, perusahaan diwajibkan memberikan pelatihan keterampilan bagi tenaga kerja lokal agar memiliki kompetensi, kesiapan kerja, dan daya saing tinggi dalam menghadapi kebutuhan industri yang terus berkembang.
Ketiga, setiap persoalan ketenagakerjaan harus diselesaikan dengan mengedepankan musyawarah mufakat, demi terciptanya hubungan industrial yang harmonis, adil, dan berkelanjutan.
Menurut Bupati, kebijakan ini bukan sekadar program pembangunan, melainkan bentuk nyata keberpihakan pemerintah terhadap masa depan masyarakat Ketapang agar dapat bekerja, berkarya, dan membangun tanah kelahirannya sendiri.
“Ketapang yang maju harus dibangun bersama, dengan memastikan masyarakat lokal menjadi bagian utama dari pertumbuhan daerah,” tegasnya.
Peringatan Hari Buruh tahun ini pun menjadi ajakan bagi seluruh elemen—pemerintah, dunia usaha, dan pekerja—untuk terus bersinergi dalam menciptakan pembangunan yang inklusif, adil, dan berkelanjutan.
Selamat Hari Buruh Internasional 2026.
Bersama Buruh, Ketapang Maju. Bersama Rakyat, Ketapang Mandiri.


















