Penjawaan — Riuh rendah suara penonton membaur dengan semangat persaudaraan yang membuncah di Lapangan Sepak Bola Desa Penjawaan, Kecamatan Sandai, saat laga puncak Turnamen Sepak Bola HUT ke-20 Dusun Harapan Baru digelar, Rabu (24/6/2026). Di tengah kerumunan warga yang meluap dari sisi lapangan hingga ke pinggir-pinggir jalan desa, kehadiran saya menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Ketapang terhadap pembinaan olahraga dan pengembangan potensi generasi muda di Bumi Seribu Sungai ini.
Laga Sengit yang Menghibur
Final yang dinantikan sejak babak awal turnamen akhirnya mempertemukan dua kesebelasan tangguh: PSM 99 dari Desa Merumbuk, Kecamatan Sungai Laur, melawan ISTANA yang menjadi kebanggaan Kecamatan Sandai. Begitu peluit pertama dibunyikan, pertarungan langsung berlangsung atraktif. Umpan-umpan terukur, pelanggaran taktis, hingga sepakan keras bergantian mewarnai jalannya pertandingan, membuat warga yang berdesakan di sisi lapangan terus bersorak tanpa henti.
Setelah melalui 90 menit pertarungan yang menguras tenaga dan strategi, PSM 99 akhirnya keluar sebagai juara setelah bermain disiplin dan pantang menyerah. Mereka berhak membawa pulang hadiah utama sebesar Rp20 juta dan piala bergengsi. ISTANA harus puas di posisi runner-up dengan hadiah Rp15 juta—sebuah pencapaian yang tetap membanggakan. PSJR dari Siantau Raya mengamankan tempat ketiga dengan hadiah Rp10 juta, sementara Juragan Pasir dari Desa Merumbuk menempati posisi keempat dengan hadiah Rp5 juta.
Kolaborasi Lintas Elemen
Kemeriahan turnamen ini turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Ketapang Dapil III Suyanto, para Kepala OPD, Camat Sandai, seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Sandai, serta tokoh masyarakat, tokoh adat, dan pemuda yang hadir membaur dengan warga. Suasana akrab dan penuh kekeluargaan terasa begitu kental di sepanjang acara.
Dalam sambutan singkat di tengah lapangan, saya menyampaikan apresiasi yang setulus-tulusnya kepada seluruh panitia, Pemerintah Desa Penjawaan, para pemain, wasit, sponsor, dan terutama masyarakat yang telah menjaga turnamen ini tetap aman, tertib, serta menjunjung tinggi sportivitas.
“Turnamen ini lebih dari sekadar mencari juara. Ini adalah ruang kita bersama untuk mempererat silaturahmi, membentuk karakter generasi muda yang tangguh dan berjiwa sportif, serta mengokohkan persatuan di tengah keberagaman. Pemerintah Kabupaten Ketapang berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan positif seperti ini.”
Saya juga menegaskan bahwa pembinaan olahraga adalah investasi jangka panjang dalam membangun SDM unggul. Dari kompetisi yang sehat dan berkesinambungan, kita optimis akan lahir atlet-atlet lokal berbakat yang kelak siap mengharumkan nama Ketapang di ajang yang lebih tinggi.
Kabar Gembira untuk Warga Penjawaan
Melihat besarnya antusiasme masyarakat dan potensi olahraga yang terus berkembang, Pemerintah Daerah Kabupaten Ketapang tidak tinggal diam. Pada kesempatan itu, saya menyampaikan sebuah kabar baik:
Pemerintah Daerah merencanakan pembangunan Tribune Lapangan Sepak Bola yang Representatif di Desa Penjawaan.
Fasilitas ini diharapkan tidak hanya memberikan kenyamanan bagi penonton dan pemain, tetapi juga meningkatkan standar Lapangan Penjawaan agar ke depannya mampu menyelenggarakan turnamen dengan skala lebih besar dan lebih profesional.
Semangat Gotong Royong yang Tak Pernah Padam
Kesuksesan turnamen ini tak lepas dari dukungan penuh para sponsor: SOSDES, Harita Group, Prime Agri, PT JUS Sandai, Koperasi Bina Bersama, Koperasi KSJ, dan PT Satria Multi Sukses (SMS). Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, koperasi, pemerintah desa, dan masyarakat membuktikan bahwa semangat gotong royong masih hidup dan terus dijaga di Kabupaten Ketapang.
Kita berharap turnamen ini tak hanya menjadi agenda tahunan yang dinanti, tetapi juga menjadi pemantik semangat persaudaraan antardesa dan antarkecamatan. Mari bersama kita wujudkan Pembangunan Berkeadilan untuk Ketapang yang Maju dan Mandiri. Karena Ketapang adalah rumah kita bersama—tempat mimpi dibangun, persatuan dijaga, dan masa depan diraih dengan kerja sama.
—
Penjawaan, 24 Juni 2026
“Dari lapangan hijau ini, kita belajar bahwa kemenangan sejati adalah ketika kita bisa bersatu, bertumbuh, dan saling menguatkan.”


















