KETAPANG, Prokopim – Semangat persaudaraan, sportivitas, dan kecintaan terhadap budaya bangsa mewarnai pembukaan Kejuaraan Pencak Silat IPSI Cup II Kabupaten Ketapang Tahun 2026 di Gedung Indoor Pe
lti Ketapang, Jumat (24/7/2026) malam. Kejuaraan tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, S.STP., M.Si, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kalimantan Barat.
Pembukaan berlangsung meriah dengan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kapolres Ketapang, Danlanal Ketapang, Asisten III Sekretariat Daerah, pengurus KONI Ketapang, Ketua Pengkab IPSI Ketapang, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh perguruan pencak silat, organisasi kemasyarakatan, pelatih, atlet, serta masyarakat.
Bupati dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan kejuaraan, mulai dari panitia, pengurus IPSI, pelatih, wasit, juri, hingga para peserta.
“Terima kasih kepada seluruh panitia, peserta, dan masyarakat yang telah mendukung penuh kegiatan ini. Jadikan IPSI Cup II sebagai wadah pembinaan atlet, mempererat silaturahmi, menumbuhkan sportivitas, serta menjaga kelestarian budaya bangsa,” ujarnya.
Lebih lanjut Ia menegaskan bahwa pencak silat bukan sekadar olahraga yang mengandalkan kemampuan fisik dan teknik bertanding, melainkan juga media pembentukan karakter yang menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, rasa hormat, serta jiwa kesatria. Menurutnya, nilai-nilai luhur tersebut menjadi bekal penting bagi generasi muda dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Kejuaraan IPSI Cup II Tahun 2026 diikuti oleh puluhan hingga ratusan pesilat dari berbagai perguruan di Kabupaten Ketapang yang akan berkompetisi secara sehat untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Pembukaan kejuaraan juga semakin semarak melalui penampilan atraksi seni pencak silat yang menampilkan keindahan gerak sekaligus filosofi luhur warisan budaya bangsa Indonesia.
Bupati berharap ajang tersebut mampu melahirkan atlet-atlet pencak silat berprestasi yang dapat mengharumkan nama Kabupaten Ketapang dan Provinsi Kalimantan Barat, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Menurutnya, penyelenggaraan IPSI Cup II menjadi bukti bahwa olahraga, pelestarian budaya, dan semangat persaudaraan dapat berjalan beriringan dalam membangun daerah. Hal itu sejalan dengan visi Pembangunan Berkeadilan untuk Kabupaten Ketapang yang Maju dan Mandiri, yang tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada pembinaan sumber daya manusia yang berkarakter, berprestasi, dan berakhlak mulia.
“Ketapang adalah rumah besar kita bersama. Dari daerah ini kita berharap lahir generasi-generasi tangguh yang mampu membawa Kabupaten Ketapang menuju masa depan yang lebih maju, berdaya saing, dan membanggakan,” tutupnya.


















