Kegiatan ini bukan sekadar ritual keagamaan, tetapi wujud nyata kebersamaan, semangat gotong royong, dan kepedulian sosial kita terhadap daerah tercinta. Saya sangat mengapresiasi inisiatif ini sebagai ikhtiar batin menghadapi musim kemarau, sekaligus memperkuat tali silaturahmi antarumat dan antargolongan.
Kehadiran saya di tengah masyarakat adalah bukti komitmen kami sebagai pimpinan daerah untuk mengayomi semua tanpa membedakan suku, agama, atau golongan. Ketapang adalah rumah besar kita bersama. Mari kita jaga, rawat, dan doakan bersama agar senantiasa diberkahi air hujan, ketentraman, dan kesejahteraan.
Semoga doa dan ikhtiar kita semua dikabulkan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa, dan membawa keberkahan bagi seluruh warga Ketapang.”


















