KETAPANG – Komitmen untuk mewujudkan visi “Pembangunan berkeadilan untuk Kabupaten Ketapang yang maju dan mandiri” terus saya tegaskan melalui langkah nyata di sektor pendidikan. Hal ini saya sampaikan saat memimpin apel pagi di Halaman Kantor Dinas Pendidikan, Kamis (30/04/2026).
Dalam arahan tersebut, saya menekankan bahwa pendidikan dasar menjadi fondasi utama dalam mendukung Misi ke-2, yaitu peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing. Saya menegaskan, keberhasilan pembangunan SDM di Kabupaten Ketapang harus dimulai dari penguatan layanan pendidikan pada jenjang SD dan SMP sebagai kewenangan pemerintah kabupaten.
Saya menggarisbawahi bahwa peningkatan kualitas pendidikan dasar akan berkontribusi langsung terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), khususnya pada aspek pengetahuan dan kualitas hidup masyarakat ke depan.
Fokus pada Penguatan Guru dan Kualitas Pembelajaran
Saya menginstruksikan jajaran Dinas Pendidikan untuk memprioritaskan peningkatan kapasitas tenaga pendidik. Menurut saya, kualitas peserta didik sangat ditentukan oleh kualitas guru. Oleh karena itu, saya menekankan beberapa langkah strategis:

1. Pembinaan Berkelanjutan: Peningkatan kompetensi guru dilakukan secara konsisten dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
2. Apresiasi Kinerja: Memberikan penghargaan kepada guru berprestasi sebagai bentuk motivasi dan penguatan profesionalisme.
3. Inovasi Pembelajaran: Mendorong metode pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan agar siswa lebih mudah memahami materi dan berkembang secara optimal.
Transparansi dan Penguatan Kepercayaan Publik
Selain itu, saya juga menekankan pentingnya keterbukaan informasi kepada masyarakat. Publikasi program dan capaian pendidikan menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.
Kepada para peserta didik, saya berpesan agar memanfaatkan kesempatan belajar dengan sebaik-baiknya. Pemerintah daerah akan terus berupaya memastikan ketersediaan sarana, prasarana, dan tenaga pendidik yang memadai guna mendukung proses belajar yang berkualitas.
Musyawarah sebagai Kekuatan Bersama
Mengakhiri arahan, saya mengingatkan bahwa setiap tantangan di lapangan harus diselesaikan dengan semangat musyawarah dan kebersamaan. Pendidikan merupakan pilar utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkeadilan, sekaligus menjadi kunci dalam mencetak generasi Ketapang yang unggul dan berdaya saing.


















