Pontianak, Kalbar– Pemerintah Kabupaten Ketapang meningkatkan tekanan politik dan administratif ke pemerintah pusat untuk mempercepat pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB). Bupati Alexander Wilyo menegaskan, usulan tiga DOB bukan lagi wacana, melainkan kebutuhan mendesak demi pemerataan pembangunan.
Penegasan itu disampaikan menyusul komunikasi langsung dengan Kepala Badan Keahlian DPR RI, Bayu Dwi Anggono. Pertemuan tersebut difokuskan untuk mendorong percepatan kajian hingga masuk tahap penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU).
“Tiga DOB ini adalah jawaban atas persoalan nyata di lapangan—rentang kendali terlalu panjang, pelayanan publik belum merata, dan pembangunan belum optimal. Ini harus segera diputuskan di tingkat pusat,” tegas Alexander Wilyo.
Tiga wilayah yang diusulkan yakni Kabupaten Jelai Kendawangan Raya, Kabupaten Hulu Aik, dan Kabupaten Matan Hulu. Seluruh dokumen administrasi telah disampaikan sejak Desember 2025 kepada Kementerian Dalam Negeri, DPR RI, serta DPD RI.
Menurut Alexander, langkah komunikasi intensif ini merupakan strategi untuk memastikan usulan tidak berhenti di meja birokrasi. Ia menekankan bahwa Badan Keahlian DPR RI memiliki posisi kunci dalam menyusun naskah akademik dan draf RUU pembentukan daerah.
“Kami tidak akan berhenti pada pengajuan dokumen. Kami kawal penuh, kami dorong terus, sampai masuk pembahasan legislasi,” ujarnya.
Ketapang menghadapi tantangan serius sebagai kabupaten terluas di Kalimantan Barat, dengan luas mencapai sekitar 30.012 km² dan jumlah penduduk mendekati 600 ribu jiwa. Kondisi geografis yang mencakup wilayah perhuluan, pesisir, hingga daerah terpencil dinilai menjadi alasan kuat perlunya pemekaran.
Bupati Alexander Wilyo menegaskan, tanpa DOB, percepatan pembangunan dan pemerataan layanan publik akan terus terhambat.
“Ini bukan sekadar pemekaran, ini soal keadilan pembangunan. Negara harus hadir lebih dekat,” tegasnya.
Dengan intensitas komunikasi yang terus diperkuat dan dukungan berbagai pihak di tingkat pusat, Pemkab Ketapang optimistis tiga DOB tersebut segera masuk tahap pembahasan konkret.
Red


















